Tinggalkan komentar

[REC] 3 Genesis: WHEN LOVE IS NOT JUST WORDS

Image

 

The Idea :  Pesta pasangan yang baru saja menikah (Clara dan  Koldo) ini dikejutkan dengan kejadian tragis akibat ulah salah satu kerabat dari mempelai. Sang paman dengan santainya melakukan terjun bebas ke arah ballroom dimana saat itu pesta sedang berlangsung meriah. Kekisruhan pun segera terjadi, pasangan yang baru menikah inipun terpisah secara tidak sengaja.

 

We’re Crazy About:

  1. Opening yang tidak “biasa”.
  2. Bagaimana cara film ini membangun benang merah dengan film-film sebelumnya.
  3.  Akting dari Leticia Dolera yang memerankan Clara sangat memikat dan mampu memancarkan seseorang yang sedang dimabukan oleh cinta.
  4. Cara-cara gila yang ditempuh dua tokoh utamanya dalam menyampaikan pesan bahwa mereka masih “ada”.
  5. Adegan dimana Clara, Rafa (Ismael Martínez),   dan Wendy (Ana Isabel Velásquez) bertemu setelah pesta secara tidak sengaja.
  6. Percakapan yang sangat masuk akal antara Clara dan Wendy ketika membahas undangan pernikahan.
  7. Skrip yang mampu membangun ketengan secara perlahan-lahan dan mempunyai pesan moral yang bagus.
  8. Make up yang sempurna.
  9. Cara pengambilan gambar yang terbilang unik dan menarik dibandingkan dua film sebelumnya.

 

We’re Confuse About:

  1. Banyak bagian di awal pesta yang bisa saja “dibuang”, namun terkesan dipaksakan masuk untuk memanjangkan durasi.
  2. Banyaknya adegan sadis yang dipotong dengan tidak pas oleh Lembaga Sensor Film Indonesia.

 

The Whole Point: Film ini mengajarkan bahwa cinta mampu mengalahkan semuanya terutama rasa takut Anda. Dimana Anda diberikan panutan bahwa cinta tak hanya menjadi sekedar kata-kata saja tetapi dituntut juga pembuktiannya baik pasangan itu dalam keadaan yang senang, susah, sehat, maupun sakit sekalipun. Adapun pesan sederhana yang cukup menyita perhatian kami yaitu, keluarga Anda yang telah berubah menjadi “seseorang” yang tidak dikenal lagi. Maka orang tersebut tidak bisa dikatakan sebagai keluarga Anda lagi.

 

Last Message: Jangan pernah berpikir bahwa film ini akan seperti Resident Evil atau serial TV The walking death. Inilah yang menjadi value dan daya jual dari film ini. Justru banyak adegan drama yang dibubuhi actionyang sadis guna menjaga Anda agar tidak bosan dan hal tersebut sangat berhasil. Film ini menitik beratkan pada pesan moral bukan menjual adegan berkelahi atau sadis seperti film-film Hollywood. It was so Europe Films.

 

Next: Film ini akan menjadi kunci dari [REC] 4 yang kabarnya yang nantinya akan segera dibuat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: